Kembalikan Saja

***Kembalikan Saja
‪#‎Kajian‬ PPA

Assalamu’alaikum wr.wb..
Subhanallah wabihamdihi 100x..

Allah.. karna-Mu aku hidup. Namun mengapa aku Engkau hidupkan?
Allah.. karna-Mu semua nikmat aku bisa rasakan. Namun mengapa Engkau berikan semua itu?

Padahal aku ada or tiada, tak penting bagi-Mu..
Padahal aku menyembah or tidak, tak berguna bagi-Mu..
Namun Engkau tetap menenggelamkanku dalam lautan nikmat-Mu, sementara jarang kumenengadahkan hatiku pada-Mu..

Guys…
Kita ada karna-Nya. Kita punya apa?
Harta di rekening, jabatan yang dikejar-kejar padahal itu amanah, pujian yang kita cari mati-matian padahal tak demikian adanya.. Lihatlah apa yang di sekitar kita sekarang, milik siapa?

Hati yang merasa memiliki ini semua maka akan berat untuk melepaskannya.. Semakin berat melepaskan semakin sakit dan semakin susah kedamaian bersemayam..

Banyak alumni PPA yang mengeluhkan sulitnya focus on Allah.. Kenapa?

Izinkan saya bertanya..
Bagaimana Anda memandang posisi masalah yang menimpa Anda? Apakah niat JFOA Anda? Apa hanya ingin agar masalah selesai atau menemukan cinta hakiki?

Selama Anda masih mengaku memiliki titipan Allah, itu yang membuat berat untuk dilepaskan. Dan Anda susah masuk ke state hati pada Allah.

Seandainya Anda tahu kawan, cara tercepat JFOA adalah dengan berani menghadapi kemungkinan terburuk dari masalah Anda, dan Anda sudah melepaskan semua itu, dan hidup hanya untuk Allah sesuai spirit JFOA.. 🙂

Sampai kita dengan tulus mengucapkan.. “Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku untuk Allah Tuhan semesta Alam.” (0.0)

-Testi-
“Masyaallah mas.. setelah suami ikut PPA hatinya jadi lembut sekarang. Dulu pemarah dan emosi tinggi, sekarang kalo saya yang marah malah dia diam dan istighfar. Malah dia yang ingetin saya 5 poin PPA.”
~Saufa, Pekalongan

***Kembalikan Saja

 

#Share yaa.. Karena segala kebaikan akan kembali kepada yang berbuat..

#Jadwal terbaru ada di depan. Hubungi kami untuk mendaftar..

 

 

Malah Ditambah

***Malah Ditambah
‪#‎Kajian‬ PPA

Assalamu’alaikum wr.wb..
Subhanallah wabihamdihi 100x.

Saya lanjutin yah kajian tentang Tuhan dan Hamba yang kemarin. Baca lagi deh..

Masalah gak selesai-selesai or keinginan susah sekali di dapat karna kita secara gak sadar mengambil porsi Tuhan. Ya wajar jadinya masalah gak beres-beres malah ditambahin Allah.

Kenapa? Apa Allah marah? Nonono… >:/. Perhatikan ini, guys :
“Dan sekiranya Kami kasihani dan Kami lenyapkan malapetaka yang menimpa mereka, pasti mereka akan terus menerus terombang-ambing dlm kesesatan mereka.” (QS. Al-Mu’minun 75)

Berarti masalah belum selesai karna Allah tau pasti kita akan makin sesat. Tapi kalo kita gak permasalahkan masalahnya dan malah setting hati, memastikan gak sesat saat selesai, insyaallah diselesaiin tuh. Inget masalah bukan untuk diselesaikan, tapi bacalah pesan cinta-Nya. Tujuannya biar kita Just Focus On Allah dan balik jadi hamba.

Ketika state hati sudah balik ke titik hamba, maka cenderung 80% masalah yang saya perhatikan di alumni-alumni PPA diselesaikan Allah.. 🙂

Ada testimoni alumni PPA Gorontalo yang punya hutang. Makin kabur dia, makin parah masalahnya. Akhirnya dipraktekin yang ada di buku PPA, yaitu lepas ganjelan tisu ke tantenya.. 😉 

Ceritanya dia disuruh cariin mobil (sesuka dia) untuk dipake lebaran dan dikasih DP 30 juta. Trus pas mobil sudah dapet dengan DP 24 juta, ketika mobil dianterin ke tantenya malah diginiin..

“Ngapain kamu bawa kesini. Disini udah banyak mobil. Udah kamu pakai aja itu mobilnya sesuka kamu. Bayaran biar saya.”

Hahaha… ditagih utang malah dapat 6 juta plus dapet mobil.. 😀 😀

Tapi kuncinya ketika Anda bisa JFOA. Yang jadi masalah terkadang kita susah JFOA.. Nah tungguin aja yah kajian berikutnya tentang Short Cut to JFOA ({}) .

***Malah Ditambah

 

#Mau ditambahin..?? Share kajian ini ke kawan-kawan yang lain ?

#Jadwal di kota Anda udah ada? Coba cek di kalender.. 🙂

 

 

Melting

***Melting
‪#‎Kajian‬ PPA

Assalamu’alaikum wr.wb..
Subhanallah wabihamdihi 100x..

Edisi kangen Allah.. (0.0).

Harusnya hati kita meleleh ketika dosa terus dibuat namun cinta terus didapat.. (0.0)
Harusnya hati kita meleleh ketika kehampaan hati tak pernah diisi namun pandangan-Nya kepada kita terus menanti.. (0.0)
Harusnya hati kita meleleh ketika pujian diri terus kita cari namun tak pernah berterimakasih pada Sang Kekasih.. :'(

Tidakkah kau tahu kawan.. Kalimat cinta kita pada-Nya terangkum dalam satu kata. “Muslim” :'(

Maka tiap apapun yang menimpamu, sedih atau bahagia ucapkanlah mesra..

“Rodhiitubillahirabba.. Aku ridho Allah Tuhanku. (0.0)
Wabil islaamidiina.. dan aku ridho Islam agamaku.
Wabil Muhammad Nabiyya Warosuula.. dan Aku ridho Muhammad nabi dan rosulku.. :'(

Kalimat ini ketika dibaca dengan penuh pemahaman akan menimbulkan efek getaran cinta yang dahsyat.

“Ya Allah aku ridho Engkau yang ngatur-ngatur aku, aku ridho dengan semua ketetapanmu, aku ridho Islam jadi agama terindahku, aku ridho Muhammad suri tauladanku dalam semua hal. Hamba ridho, ya Rabb.. (0.0). Kangeen :'( ”

Keberserahan itulah kunci ketenangan, kunci keberhasilan, kunci kedamaian dan keseimbangan.

Lawanlah kehidupanmu maka lelah yang kau dapat, namun berserahlah pada-Nya justru kau akan temukan titik terkuatmu.

–Testi–
“Masyallah, saya gak nyangka bener-bener sekeluarga bisa berangkat umroh GRATIS 15 orang. :'( .. Dua minggu setelah PPA, saudara tiba-tiba ngasih hadiah ini.”
~Alumni Jakarta

 

***Melting

 

#Bagiin dah.. Biar banyak yang melting pas lagi mesra-mesraan sama Allah.. :'(

#Belum daftar? Hubungi kami agar bisa diinfokan jadwal di kota Anda.

 

 

Kacamata JaPaN

Kacamata JaPaN

***Kacamata JaPaN
‪#‎Kajian‬ PPA

Assalamu’alaikum wr.wb..
Subhanallah wabihamdihi 100x..

Kajian kali ini tentang “kacamata”.. Sering banget kita melihat sesuatu dengan kacamata JaPaN ini.. (JaPaN = Jangan Pakai Nafsu ).

Semua-semua dinilai dari nafsu kita aja tuh. Nafsu kita menuntut orang lain PERFECT tanpa cacat. Sehingga ketika gak sesuai dengan kacamata kita, langsung benci..

Hey.. :^>. Kita tuntut bulan tetap bersinar tanpa cacat, padahal wajarnya bulan ya bolong-bolong. Ketika kita ketemu “bolong yang wajar” itu kita langsungg membenci dan menjudge..

“Owh, ternyata bulan gak seperti yang saya bayangkan (-_-)”

Masbro,, yang salah itu kacamata nafsu kita bukan bulannya. Bulan bolong ya wajar, manusia salah ya wajar. Bahkan hal-hal wajar saja bisa jadi salah di pandangan kacamata nafsu kita. x_x

Misal..
Ada ustadz berbisnis, kemudian nafsu Anda bilang.. “Ustadz, ustadz, aja kalee.. Gak usah bisnis.. *suspicious*”

Diturutin gak bisnis, jadi salah satu wasilahnya dapat ‘amplop’ (bukan tujuan). Nafsu ngmong lagi, “Eh ternyata si ustadz itu gak sesholeh yang saya kira. Masih aja cari amplop.. *shhh*”

GUBRAK! *rotfl* Nafsu, ooh nafsu.. Kasian keles itu ustadz padahal juga belum tentu dia nyaman dipanggil ustadz. Itu kan kacamata JaPaN kita aja..

“Jangan liat diri ketinggian, coz kalo gak dilihat tinggi oleh orang lain akan sakit hati.. Jangan juga liat orang lain ketinggian, coz kalo gak sesuai nafsu kita, jadi kecewa. Lepas tuntutan nafsumu..” ?

Kacamata inilah yang sering menjdikan hati tinggi dan dengki..

☆Testimoni
“Mas ternyata praktekin poin 1 PPA bisa dipakai nurunin BB 4 Kg dalam semalam lho \=D/”
~Umi, Cepu

***Kacamata JaPaN

 

#Monggo di share sebanyak-banyaknya, agar banyak pula yang melepas kacamata JaPaN-nya..

#Jadwal kelas privat semakin ketat. Pastikan dikotamu ada. ?

 

Zonk =))

Zonk =))

***Zonk =))
‪#‎Kajian‬ PPA

Assalamu’alaikum wr.wb..
Subhanallah wabihamdihi 100x..

Maaf baru sempat kirim kajian.. ^^

Di private class PPA saya bilang “Dibalik batu ada mobil, maka jangan lihat batunya, tapi duga-duga saja mobil apa dibelakangnya?^^”

Nah sekarang saya bilang, “Iya kalo ada mobilnya. Nah, kalo Zonk?! ke-pede-an sih =))”.

Iya juga ya, mas.. =D/.. Trus bedain mana ada kado mana Zonk gimana? *pensive*

Gini-gini.. Kalo masalah itu datang bukan karena salah/dosa kita (hati tau kok) dan kita sedang disulitkan, maka ikutin aja. Video belum selesai 😉 . Allah sedang menggiring Anda ke tempat yang lebih baik, bro. Alias ada kadonya.

Tapi kalo masalah itu jelas-jelas karna salah Anda, ya jangan ke-pede-an ada mobilnya =)). Kalo masalah datang karena Anda sendiri maka taubat trus minta dibimbing sama Allah menyelesaikan.

~Testimoni
“Masyallah mas.. Saya kecelakaan tabrakan mobil kecepatan 120 km/jam. Tulang tengkorak saya remuk dan harus dipasang 30 pen (scanning malam hari). Besok paginya ketika mau dioperasi discaning lagi masyallah :'( itu kembali normal retakannya dan hanya harus pakai 1 pen di pipi. Allah…”
~Adinandra, Cepu

***Zonk =))

 

#Kalo back to Allah gak mungkin Zonk, sebarin berita baik ini..

#Ajak banyak orang untuk mengikuti kelas privatnya. Cek jadwal terbaru di kalender..