Ga Malu Ngaku-ngaku?

Ga Malu Ngaku-ngaku?

***Ga Malu Ngaku-ngaku?
#Kajian PPA

Assalamu’alaikum wr.wb..
Subhanallah wabihamdihi 100x..

Semalam ada seorang sahabat yang konsultasi. Tepatnya bukan konsultasi tapi malah saya banyak belajar dari kisahnya. Intinya, beliau dulu milyarder namun sekarang hutangnya bertumpuk bahkan ikut PPA pun dibayarin orang.

Sebelum ikut PPA setelah kejatuhannya, dia mencoba berbagai usaha namun selalu gagal. Sampai dia bertanya “Kenapa?”

Perhatikan! Masalah diberikan bukan untuk diselesaikan melainkan dibaca pesan cinta-Nya.

Subhanallah, tadinya dia gak pernah sholat. Sekarang jangankan 5 shalat fardu, dhuha dan tahajud gak pernah lepas. Dia tau pesan cinta-Nya Allah, sekarang mesra banget ke Allah.

Dia tau dirinya sombong merasa bisa dengan kemampuannya akhirnya sekarang mulai menitipkan ke Allah. Subhanallah Allah bayar kontan 10 juta, akhirnya bisa bayar SPP anaknya yang sudah 2 tahun nunggak.

Misal, ada tetangga yang gak begitu dekat dengan Anda dan meminjam mobil kepada Anda. Karena Anda terlalu baik tetap dikasih. Namun yang terjadi di depan mata Anda, orang tersebut sombong dan pamer ke tetangga lainnya dan diaku-aku itu mobil punya dia dan bukan mobil Anda. Gimana perasaan Anda? Dan apa yang akan dilakukan? 🙂

Terkadang kita begitu ya, padahal semuanya dipinjemin Allah. Nafas, rumah, kerjaan, paras rupa, bisnis, harta, kendaraan, dan lain-lain, tapi hati gak mengakui itu punya Allah dan kita menyombongkan diri dengan titipan-Nya. Perasaan Allah mungkin sedikit marah karna Dia tidak suka hamba-Nya yang menyombongkan diri tapi saking cinta-Nya Dia gak meng-adzab kita saat hati lagi sombong. Yang lebih penting dipikirkan adalah apa kita gak malu dengan hamba yang tidak tau diri tersebut? (0.0)

Bahkan kita minta sama Allah ‘ditambahin’ pinjemannya. Dan kalo gak ditambahin, ditanyain terus “Kapan ngasihnya nih?”

Tidak ada ngaku diri hinanya, tidak ada terimakasih. Ya terimakasih sih, tapi sekedarnya. #selftalk 🙁

~Testimoni
Ini saya pribadi (0.0). Barusan aja tasbih saya putus. Lah saya minta ke Allah barusan dhuha, “Ya Allah, tasbih saya putus saya minta tasbih ya”. Eh, tiba-tiba dikasih pak Heru 🙁 .

 

***Ga Malu Ngaku-ngaku?

 

#Share yaa.. Agar banyak yang bermuhasabah dengan segala kehinaan diri..

#Cek jadwalnya. Segera daftar yaa.. Yukk, kita muhasabah bareng-bareng di kelas..

 

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *