Mau Ke Mana Ya?

Mau Ke Mana Ya?

 

By: Dudin Badrudin

Alhamdulillah pagi ini lagi lagi Allah perjalanankan hamba ini untuk silaturahmi ke daerah. Semoga perjalanannya penuh hikmah.

Tadi Selepas subuh sudah siap berangkat menuju bandara, tetangga nanya,

“Mau kemana mas subuh subuh?”

“Mau ke luar kota pak, mohon doanya.”

“Ya selamat jalan selalu hati-hati.”

“Jangan lupa pulangnya bawa oleh-oleh, hehee.”

“Baik pak insyaAllah.”

Lalu tanya ke diri, kalo Saya hidup sekarang mau apa? Dan saatnya “pulang” nanti bawa “oleh-oleh” apa? duh ?

Ternyata saat tilawah, Alquran menjawab semua itu. Karena kita semua bercita ingin ketemu Allah dan Rasulnya.

(Ash-Shu`arā’):88 – (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,

(Ash-Shu`arā’):89 – kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,

Yuuk.. Jangan sia2kan apa yang telah Allah amanahkan untuk kita, di antaranya berupa kesehatan dan kelapangan.

Untuk Apa? Untuk selalu berlomba2 dalam kebaikan

(Al-Baqarah):148 – Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. *Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan*. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Kenapa?
Karena kematian gak mengenal batasan.

(Al-‘A`rāf):34 – Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.

Bahkan di Benteng yang tinggipun Allah tahu

(An-Nisā’):78 – Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh,..

Manfaatkan waktu sebaik2nya untuk mengabdi pada Allah (konsep EOA).
Jangan sampai menyesal nanti, bahkan minta balik lagi ke dunia, ah itu mah gak ada manfaatnya, betul gak ya.

Jangaaan sampai seperti ini ya, naudzubillaah….

(Al-‘An`ām):27 – Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata: “Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman”, (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan).

(Al-‘An`ām):28 – Tetapi (sebenarnya) telah nyata bagi mereka kejahatan yang mereka dahulu selalu menyembunyikannya. Sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta belaka.

Lakukan sekecil, sesederhana apapun untuk selalu berbuat kebaikan, karena bisa jadi pertolongan Allah datang dari amalan kecil dan sederhana.
Seperti halnya tongkat nabi Musa (salah satu materi private class PPA) menjadi pertolongan Allah, bukankah tongkatnya sederhana?
Bahkan bisa membelah lautan.
PR kita lakukan saja, doing is believing.

Selalu istiqomah selalu berbuat kebaikan, sampai saatnya Allah memanggil kita bahkan disambut oleh para malaikat

Al-Ĥijr:45 – Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir).

Al-Ĥijr:46 – (Dikatakan kepada mereka): “Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman”

Bahkan Rasululloh saw bersabda dari Abi Said Al-khudri:

” juru panggil berseru ketika penghuni surga masuk surga, ” sudah tiba waktunya kalian hidup terus serta tidak bis mati, tiba waktunya kalian sehat serta tidak bisa sakit selamanya, tiba waktunya kalian menjadi muda serta tidak bisa tua selamanya, dan tiba waktunya kalian bersenang senang serta tidak bisa sengsara selamanya

(Al-‘A`rāf):43 -….. Dan diserukan kepada mereka: “ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan”.

karena Allah beserta orang2 yang bertaqwa dan orang orang yang berbuat kebaikan

(An-Naĥl):128 – Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.

Point 5 PPA.

Mohon maaf atas segala kekhilafan.
Wassalamualaikum wrwb….